Hanya seorang gadis? Perempuan biasa yang bahkan pernah terlintas bahwa aku tidak akan memliki masa depan yang cerah.
Itulah aku, dengan sejuta angan kosong, yang berekspetasi tinggi tentang angan masa depan yang bahkan sulit dipercaya akan kugapai.
Gumam yang terlintas dipikiranku setiap jam, setiap menit, setiap detik, memberhentikan setiap langkah awalku.
Aku yang tidak berdaya mengontrol keinginanku sendiri, hanya bisa terlentang lemas di atas sebuah matras, berharap seseorang akan datang dan mendengarkan setiap keluhku.
Aku takut, ya sangat takut.
Suatu hari kuputuskan untuk kembali ke tempat asalku, dimana ada keluarga yang kuharapkan dapat mengerti setiap problema yang hampir membuatku stres.
Aku yang datang pada hari itu, tidak dapat berbuat apa-apa ketika tahu bahwa keluargaku pun memilki problem yang lebih rumit dari apa yang aku alami.
Tidak ada yang aku harapkan, tapi tidak bisa aku ceritakan apa yang aku rasakan, ini bukan apa- apa bagi orang lain, tapi ini luar biasa bagiku.
Akhirnya tidak ada yang bisa menjadi tempat aku bercerita, bahkan seorang teman lama tidak ingin mendengar keluhku karena dia sudah terlalu lelah dengan diriku.
Tidak banyak yang aku harapkan.
Tapi kumohon, dengarlah cerita ku.

No comments:
Post a Comment
thnks for dropping! just ask anything :) !